Aliran Seni Simbolisme
Sejarah Singkat
Simbolisme muncul pada akhir abad ke-19 di Perancis, penyajian karya seni menjadi subjektif karena seniman tidak meniru alam melainkan menciptakan penafsiran bebas. Lebih tepat berkembang semenjak sastra Perancis pada tahun 1880. Dan semenjak tahun 1886 dalam
manifesto Le Figaro oleh Jean Moréas, karya ini semakin popular.
Pelukis simbolis percaya bahwa seni adalah refleksi sebuah emosi atau ide, bila
dibandingkan dengan menyuguhkan dunia alami secara objektif, secara pura-pura ditambahkan ke dalam karya seni berupa realisme dan impresionisme. Mereka memilih hidup di luar tradisi dan kebiasaan yang ada,
mereka lebih menekankan cara pengungkapan realitas melalui spririt (semangat) dan intuisi. Disebabkan seniman tersebut berbicara seperti para nabi
yaitu
melalui tanda dan simbol, maka gerakan ini disebut simbolisme.
Simbolisme adalah aliran yang menggunakan simbol (lambang) tertentu untuk mengekspresikan sebuah ide-ide menjadi sesuatu yang sangat menarik. Penganut simbolisme umumnya cenderung menyembunyikan makna tertentu di dalam karya mereka. Mereka juga mencintai bentuk-bentuk geometris.
Simbolisme merupakan aliran dalam sastra yang mencoba mengungkapkan ide-ide dan
emosi
lebih
dengan sugesti-sugesti daripada menggunakan ekspresi langsung, melalui objek-objek, kata-kata dan
bunyi.
Aliran ini merupakan reaksi terhadap realisme dan naturalisme yang hanya
berpijak pada kenyataan semata. Sastra simbolik banyak menggunakan simbol atau lambang dalam mengungkapkan pemikiran, emosi, secara samar-samar dan misterius.
Konsep
Konsep: Subjek simbolis menjadi semakin eksotis, misterius, mirip mimpi, dan fantastik. Subjektivisme yang ekstrim dari para simbolis membuat mereka mengambangkan fantasi dan imajinasi. Mereka mendesak para seniman untuk menentang materialisme dan nilai-nilai industrial kelas
menegah. Melalui filosofi estetiknya maka mereka inginmemisahkan seni dan sastra darihal praktek sehari-hari. Sehinga solgna “seni untuk seni” menjadi doktrin dan cara hidupnya.
Ciri
1. Ciri-Ciri Simbolisme
2. Seniman menolak dunia kasat mata
3. Mulai
mencari alam dongeng/imajinasi
4. Menolak realisme
5. Subjek eksotis, misterius,fantastik, seperti mimpi
6. Seni
untuk
seni
Karya-karya simbiolisme pada umumnya menggambarkan pergolakan batin yang menampilkan berbagai perasaan, seperti kegelisahan, pesimisme, kemurungan, dan sejenisnya yang diwujudkan dalam bentuk-bentuk personifikasi.
Tokoh
Pelukis
simbiolisme
yang terkenal yaitu:
1.William
Blake (1757-1827) dari Inggris
2.Jan
Toorop
(1858-1928)
dari
Purworejo
3.Pablo
Picasso (1881-1973) dari Spanyol
4.Gustave
Moreau
(1826-1898)
dari
Perancis
-
Lukisan aliran Simbolisme karya William Blake“Night Of Terrors”
Lukisan ini menceritakan fenomena tindihan, dimana seorang iblis menduduki seorang wanita yang sedang tidur sehingga ia mengalami mimpi buruk.
- Lukisan
aliran Simbolisme karya
Jan Toorop
“The Three Brides”
- Lukisan
aliran Simbolisme karya Pablo Picasso
“Guernica”
Pablo Picasso merupakan seorang seniman kubisme, namun ia juga bergerak dalam bidang aliran simbolisme. Salah satu karyanya yaitu guernica. Inti dari lukisan ini yaitu meceritakan kesedihan dibalik peristiwa Guernica.-
Lukisan aliran Simblolisme karya Gustave Moreau“Jupiter and Semele”
Dilukisan ini menggambarkan mitos yang bercerita tentang cinta antara Jupiter, Raja para Dewa dan Semele, perwujudan dari apa yang duniawi. Inti dari lukisan ini juga adalah simbol persatuan mansusia dengan Tuhan.
Kesimpulan
-
Secara garis besar, simbolisme merupakan sebuah aliran yang menggunakan lambing-lambang atau bentuk-bentuk atau warna yang memiliki makna akan suatu hal positif maupun negative.Setiap karya simbolisme yang diciptakan berciri alam mimpi, sehingga lukisannya merupakan akar dari gaya lukisan yang berciri bebas dan tidak terikat pada tradisi yang sudah diterapkan.Jadi, seni simbolisme itu sebenarnya salah satu aliran seni yang menggunakan berbagai lambang atau tanda-tanda yang memiliki makna tertentu mulai dari bentuk tulisan, warna hingga yang digunakan dalam ruang maupun sebagai aksesoris. - Lukisan
aliran Simbolisme karya Pablo Picasso
Tidak ada komentar:
Posting Komentar